Kamis, 19 Desember 2013

How Art Made The World
Part 1
                 
Apa itu seni ?
Sebuah karya seni bernilai tinggi pertama kali ditemukan oleh seorang pekerja yang bekerja dengan Arkeolog dari Austria pada 7 Agustus 1908 di dekat sebuah desa kecil bernama Willendorf di timur laut Austria. Pekerja itu menarik sebuah patung wanita dari lumpur dalam keadaan utuh yang berukuran 10 cm dan diperkirakan berusia 25 ribu tahun yang lalu. Mereka memberi nama Venus dari willendorf (venus=wanita telanjang). Patung yang unik dengan ukuran dada dan paha besar, terkesan sengaja dilebih-lebihkan. Patung itu sekarang ada di museum sejarah nasional.
 Seorang ilmuwan otak, Professor Ramachandaran dari University of California yang menghubungan antara Camar dan bentuk pemikiran seniman purba tentang patung venus. Penelitian itu berisi tentang bagaimana si anak burung camar sangat tertarik terhadap tongkat yang bergaris merah. Semakin banyak garis yang ada pada tongkat semakin tertarik anak burung camar. Profesor menghubungan teori ini dengan kenapa seniman purba melebih-lebihkan bentuk dari patung venus.
Bangsa nomad, adalah bangsa yang tinggal di Willendorf. Karena cuaca dan iklim yang berganti membuat bangsa nomad hijrah kesebuah lembah sungai besar yaitu sungai Nil.  5000 tahun yang lalu mesir merupakan peradaban yang berpengaruh di dunia. Orang mesir adalah orang pertama yang membuat citra tubuh kedalam bentuk seni. Sebuah makam Fir’aun Ramses ke-6 ditemukan ribuan citra manusia dalam bentuk lukisan di gua. Beda dengan seniman nomad yang terkesan melebih-lebihkan, seniman mesir lebih menunjukkan tiap bagian sejelas-jelasnya. Citra pertama kali ditemukan di kuil akbar Carnac yang mana menceritakan tentang bagaimana seni bangsa mesir berubah tiap waktunya. Carnac ini dibangun bertahap, dari fir’aun ke fir’aun lainnya. Gaya citra mesir ini bertahan 3000 tahun.  Akhirnya para arkeolog menemukan rahasia kenapa gaya citra mesir tidak pernah berubah. Yang dilihat dari sebuah dinding yang belum selesai. Terdapat kisi kisi merah halus yang meliputi seluruh tubuh setinggi 19 kotak. Citra mereka terdorong oleh obsesi bersama yang konsisten dan teratur. Bahkan Piramia dirancang dengan ketepatan absolut.

16 Agustus 1972 seorang berkebangsaan italia menemukan 2 buah patung dari perunggu ketika dia pergi menombak ikan di laut yang berkedalaman 8 meter. Patung itu dibuat oleh satu kebudayaan berpengaruh dalam sejarah yaitu Yunani purba 2500 tahun yang lalu. Bagi Yunani purba, tubuh sempurna itu adalah tubuh atletis. Mereka berkeyakinan jika mempunyai tubuh atletis maka mereka akan mirip seperti dewa.   Sepanjang mediterania dimanapun orang yunani tinggal mereka membangun kuil. Disinilah mereka akan membuat citra dewa dewa yang realistis sehingga mereka bisa  bermeditasi dan memuja para dewa. Adalah Criteon Boy sebuah patung yang menjadi loncatan besar dalam sejarah seni,  Sebuah tubuh patung yang realistis ini, merupakan puncak dari prestasi artistik bagi orang yunani. Mereka sampai ke tujan seni sebagai peniru kehidupan yang sempurna. Tapi dalam satu generasi, orang yunani berhenti membuat patung realistis karena dianggap membosankan. Mereka ingin melakukan hal menarik dengan citra itu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar